Apr 09
25
positif & negatif sosialisasi depkominfo
lanjutan dari pengumaman seminar ini, hari rabu dan kamis (22-23 April 2009) kemaren saya ikut dalam acara Seminar dan Sosialisasi IT yang di selenggarakan oleh Depkominfo di Hotel BumiMinang, Padang.
kegiatan yang menekan materi pada bidang Open Source, Blogging, Wikipedia dan sistem keamanan jaringan ini diisi oleh pembicara yang telah berpengalaman dibidangnya seperti Rusmanto (Praktisi Open Source), Enda Nasution (Bapak Blogger Indonesia), Gombang Nan Cengka (wikipedia), dan masih banyak pembicara-pembicara dari pihak depkominfo.
saya sich suka dengan konsep acara yang dibuat Depkominfo ini, mengadakan sosialisasi penggunaan Open Source terutama Linux kepada masyarakat, dapat ilmu, ada pembagian DISTRO Linux, udah gitu GRATIS pula. tidak heran jika peserta yang hadir membludak.
namun terdapat beberapa kekecewaan saya terhadap paniatia acara sosialisasi tersebut.
menurut saya panitia pelaksana acara tidak konsisten dengan apa yang mereka tetapkan sebelumnya. misalnya dari registrasi peserta yang awalnya dibilang harus konfirmasi dulu lewat email, ternyata toh itu cuma sekedar formalitas. karena kemaren ada teman sekampus saya yang tidak melakukan registrasi via email juga bisa ikut kegiatan.
ketidak konsistenan panitia pelaksana juga terlihat ketika dilakukan pembagian marchandise. ketika saya “REGISTRASI LAGI” dengan beberapa orang anggota komunitas PALANTA, panitia pelaksana mengatakan karena keterbatasan marchandise, setiap komunitas atau instansi hanya mendapatkan 1 marchandise per 5 orang.
that ok, kita maklum. mungkin panitia emang kurang persiapan dalam menyediakan marchandise bagi peserta, orang acara nya dadakan koq.
tapi lima menit kemudian, serombongan bapak-bapak dan ibu-ibu berpakaian dinas pegawai negeri melakukan registrasi merekamalah dapat marchandise 1 per orang.
mungkin yang dateng teman panitia pelaksana kali yach…
kekecewaan saya yang terbesar terjadi di akhir acara ketika pembagian sertifikat seminar. banyak peserta yang udah hadir selama 2 hari tapi tidak dapat sertifikat, tapi ada peserta yang cuma hadir satu hari malah dapat sertifikat. sungguh aneh tapi nyata.
ketika di tanya kepada KETUA PANITIA PELAKSANA, beliau menjawab TIDAK TAU. sempat terjadi aksi ngotot-ngototan antara peserta yang tidak mendapatkan sertifikat dengan beliau sebelum akhirnya beliau memutuskan “Walk Out” meninggalkan peserta yang belum mendapatkan sertifikat. beginikah cerminan pimpinan acara yang dikelola oleh pemerintah ?
kalo acara nan perai iyo harus banyak basaba nyoh yuang..!!!
![]()

Facebook
Twitter